Agustus 25, 2008 at 12:19 pm (Sport)

Olahraga sama, pakaian beda

Posted by dirgahayu on August 24, 2008

Selama olimpiade berlangsung, aku sering mengikuti liputannya di teve. Tapi ada hal yang sejak dulu tak pernah aku habis pikir.

Sama-sama melakukan gerakan dan teknik yang sama, kenapa di beberapa cabang olahraga pakaian atlit putri beda dengan atlit putra?

Ambil contoh di cabang olahraga atletik.
Atlit putri selalu berpakaian lebih minim dibanding atlit putra. Sebagian (besar) atlit putri bertanding dengan perut dan pusar terpampang dan celana pendek mepet ke pangkal paha. Sementara atlit putra tak pernah memamerkan pusar dan ujung bawah celana justru mendekati lutut. Padahal aturan olahraga, baik putra atau putri, tidak berbeda. Sama-sama lari 100m, 200m, dst. Sama-sama lompat tinggi, lompat jauh, lompat galah, dsb. Sama-sama lempar lembing, lempar martil, tolak peluru dsb.

Namun, selalu saja ada perkecualian. Seorang atlit muslim putri Bahrain Roqaya Al-Gassra tetap tertutup rapat seluruh tubuhnya, meski secara ketat karena alasan aerodinamika.

Demikian juga di banyak (tak semua) cabang olahraga lain. Yang paling kontras, menurutku adalah di cabang olahraga voli pantai. Ketika para atlit putra berpakaian gombrong, baik kaos ataupun celana mereka; atlit putri… ehm, silakan lihat sendiri :-)

Yang terbalik malah di cabang olahraga renang. Dulu pakaian perenang putra dan putri sangat berbeda. Kini, dengan berbagai alasan ilmiah (gaya gesek, berat, daya serap air dsb), pakaian mereka boleh dibilang tak beda lagi.

Jawabannya mungkin ada di sini.
Penonton tak cuma ingin lihat atlit putri berprestasi, tetapi juga rincian lekuk tubuh si atlit. Dan ini yang menyatakan adalah seorang petinggi badan olahraga tingkat internasional: wakil presiden Federasi Tenis Meja Internasional. Lagi-lagi, tubuh perempuan harus jadi objek keliaran mata (penonton) laki-laki :-(

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Agustus 25, 2008 at 12:18 pm (Sport)

Satu Hati Cerdaskan Bangsa
Olahraga Santai Sembari Beramal

suarasurabaya.net| Satu Hati Cerdaskan Bangsa, menggugah kepedulian dengan kegiatan olahraga. Setelah sebelumnya diadakan di Jakarta dan Yogyakarta, kini giliran masyarakat Surabaya diajak untuk peduli dengan dunia pendidikan.

Sejak pukul 06.30 WIB, ribuan masyarakat Surabaya berkumpul di Taman Surya untuk melakukan fun bike dan fun walk. Meski jarak yang ditempuh cukup jauh, namun mereka tetap bersemangat.

Usai berolahraga santai, masyarakat pun diajak untuk mendonasikan uangnya sebesar Rp. 5000 untuk pendidikan anak-anak Indonesia melalui Yayasan Kick Andy. Tidak hanya itu, uang yang mereka sumbangkan akan ditukar dengan sebuah kupon yang akan diundi selama acara berlangsung. Bagi yang beruntung, akan mendapat hadiah menarik, DVD player, juicer, handphone, dan lainnya.

Semua biaya yang diberikan masyarakat di acara ini akan disumbangkan untuk pendidikan anak Indonesia. Donasi akan ditujukan bagi anak-anak Indonesia yang putus sekolah karena kekurangan biaya, penyediaan fasilitas dan sarana sekolah, serta memperbaiki kualitas sekolah yang rusak.

“Kalau bangsa kita mau maju, cerdas, nggak ada yang lain lagi selain pendidikan,” demikian yang disampaikan PRAYUGO GUNAWAN Sales Marketing Director PT. Amerta Otsuka yang merupakan panitia penyelenggara pada suarasurabaya.net, Minggu (24/08).

Satu Hati melibatkan masyarakat dengan mengajak mereka berolahraga fun bike dan fun walk. Dua olahraga ini, kata PRAYUGO merupakan kegiatan yang digemari keluarga dan masyarakat sehingga menjadi satu cara untuk mengumpulkan massa.

Menurut PRAYUGO, masyarakat Surabaya memiliki sifat yang responsif. “Umumnya, gampang banget untuk dimintai bantuan,” ujarnya. Terbukti, meski beberapa acara digelar bersamaan di Surabaya, respon masyarakat untuk hadir memeriahkan Satu Hati cukup besar. PRAYUGO memperkirakan 2000 lebih masyarakat berkumpul di Taman Surya.

Acara yang berlangsung hingga pukul 17.00 WIB ini juga dimeriahkan dengan bazaar buku murah, kids zone, food court, dan panggung hiburan yang menampilkan beberapa band dan kreativitas anak sekolah. Pukul 13.00 WIB nanti, masyarakat juga berkesempatan menyaksikan langsung ANDY F. NOYA di Kick Andy Off Air yang menghadirkan ANDREA HIRATA sebagai bintang tamu.(git/ipg)

Teks Foto:
1. Peserta fun walk dan fun bike Satu Hati (berkaos putih dan bertopi biru) berbaur dengan peserta fun bike Pemprop Jatim yang memang digelar bersamaan
2. Satu diantara pengunjung yang ingin memberikan donasi untuk pendidikan anak Indonesia
Foto: GITA suarasurabaya.net

kirim berita

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Pesta Olahraga Dunia Terbesar Berakhir

Agustus 25, 2008 at 12:14 pm (Sport)

Senin, 25 Agustus 2008 | 02:17 WIB

Beijing, Kompas – Olimpiade Beijing 2008, olimpiade terbesar dalam sejarah, Minggu (24/8), berakhir. ”Ini benar-benar olimpiade yang luar biasa,” kata Jacques Rogge, Presiden Komite Olimpiade Internasional atau IOC, yang secara resmi menutup pesta olahraga dunia tersebut di Stadion Sarang Burung, Beijing.

Seusai menghadiri upacara penutupan di Beijing, kemarin, Wakil Presiden Jusuf Kalla berkomentar serupa. ”Hanya satu kata, luar biasa. Hampir semua kepala negara yang saya temui mengatakan komentar yang sama. Ini merupakan olimpiade terbesar dan termegah sepanjang sejarah pelaksanaannya,” katanya.

Dengan upacara yang lebih sederhana ketimbang saat pembukaan, upacara penutupan Olimpiade Beijing ditandai oleh penyerahan bendera olimpiade dari Wali Kota Beijing Guo Jinlong melalui Presiden IOC Jacques Rogge kepada Wali Kota London Boris Johnson. London akan menjadi tuan rumah olimpiade berikutnya, tahun 2012.

Waktu hitung mundur untuk Olimpiade London 2012 dimulai bersamaan dengan tendangan bola pesepak bola Inggris, David Beckham, dari atas bus beratap terbuka yang jatuh kepada sukarelawan. Di atas bus itu juga penyanyi Inggris, Leona Lewis, unjuk olah vokal diiringi lengkingan gitar personel Led Zeppelin, Jimmy Page, yang menampilkan lagu Whole Lotta Love.

Dalam segmen acara berdurasi 8 menit itu, lagu kebangsaan Inggris God Save The Queen dikumandangkan sekelompok paduan suara. Pada saat bersamaan di London, sekitar 40.000 warga—termasuk mahabintang renang Amerika Serikat, Michael Phelps—berkumpul di mal dekat Istana Buckingham, merayakan momen penyerahan bendera olimpiade lewat layar raksasa.

Acara di London bertema ”Pesta seperti pada Tahun 2012” itu juga dimeriahkan atraksi pesawat tempur AU Inggris, Red Arrows, yang melintasi angkasa London. London menyiapkan dana 9,3 miliar poundsterling (Rp 156,6 triliun) untuk Olimpiade 2012, kurang dari separuh dana Olimpiade 2008 yang 43 miliar dollar AS (Rp 387 triliun).

China juara umum

Pada olimpiade kali ini China menjadi juara umum dengan 51 emas, 21 perak, dan 28 perunggu. Negara adidaya Amerika Serikat, yang biasanya juara umum, tergusur ke urutan kedua (36-38-36). Rusia melengkapi posisi tiga besar (23-21-28), sedangkan Inggris di peringkat keempat (19-13-15). Indonesia yang berpenduduk 200 juta lebih di posisi ke-42 (1-1-3). Indonesia mengirimkan 24 atlet untuk tujuh cabang olahraga. (AFP/REUTERS/SAM/inu/ TOMY TRINUGROHO dari Beijing)

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Agustus 25, 2008 at 12:13 pm (Sport)

Futsal @ Kick Sport

Selasa malam lalu kami berlatih futsal lagi. Kali ini kami berlatih di Kick Sport yang berlokasi di depan kantor kami (gedung Cyber, Kuningan Barat, Jakarta). Kami kebagian jatah jam 21:00. Ya, malam hari! Setelah kami pun masih ada tim lain yang main. Busyet dah.

AT pun main futsal!

Siap-siap…

Berpose sebelum masuk ke lapangan (dan terkapar karena kecapekan)…

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar